Jumat, 27 Maret 2009
Komputer di bidang Bisnis & Perbankan
Hacker Vs Cracker
adalah sebutan untuk orang atau sekelompok orang yang memberikan sumbangan bermanfaat untuk dunia jaringan dan sistem operasi, membuat program bantuan untuk dunia jaringan dan komputer.Hacker juga bisa di kategorikan perkerjaan yang dilakukan untuk mencari kelemahan suatu system dan memberikan ide atau pendapat yang bisa memperbaiki kelemahan system yang di temukannya.
cracker
adalah sebutan untuk orang yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari system yang di masuki seperti: pencurian data, penghapusan, dan banyak yang lainnya.
OSI (Open System Interconnection)
Ketujuh lapisan dalam model ini adalah:
Lapisan fisik (physical layer)
Physical Layer berfungsi dalam pengiriman raw bit ke channel komunikasi. Masalah desain yang harus diperhatikan disini adalah memastikan bahwa bila satu sisi mengirim data 1 bit, data tersebut harus diterima oleh sisi lainnya sebagai 1 bit pula, dan bukan 0 bit. Pertanyaan yang timbul dalam hal ini adalah : berapa volt yang perlu digunakan untuk menyatakan nilai 1? dan berapa volt pula yang diperlukan untuk angka 0?. Diperlukan berapa mikrosekon suatu bit akan habis? Apakah transmisi dapat diproses secara simultan pada kedua arahnya? Berapa jumlah pin yang dimiliki jaringan dan apa kegunaan masing-masing pin? Secara umum masalah-masalah desain yang ditemukan di sini berhubungan secara mekanik, elektrik dan interface prosedural, dan media fisik yang berada di bawah physical layer.
Lapisan koneksi data (data link layer)
Tugas utama data link layer adalah sebagai fasilitas transmisi raw data dan mentransformasi data tersebut ke saluran yang bebas dari kesalahan transmisi. Sebelum diteruskan kenetwork layer, data link layer melaksanakan tugas ini dengan memungkinkan pengirim memecag-mecah data input menjadi sejumlah data frame (biasanya berjumlah ratusan atau ribuan byte). Kemudian data link layer mentransmisikan frame tersebut secara berurutan, dan memproses acknowledgement frame yang dikirim kembali oleh penerima. Karena physical layer menerima dan mengirim aliran bit tanpa mengindahkan arti atau arsitektur frame, maka tergantung pada data link layer-lah untuk membuat dan mengenali batas-batas frame itu. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membubuhkan bit khusus ke awal dan akhir frame. Bila secara insidental pola-pola bit ini bisa ditemui pada data, maka diperlukan perhatian khusus untuk menyakinkan bahwa pola tersebut tidak secara salah dianggap sebagai batas-batas frame.
Lapisan jaringan (network layer)
Network layer berfungsi untuk pengendalian operasi subnet. Masalah desain yang penting adalah bagaimana caranya menentukan route pengiriman paket dari sumber ke tujuannya. Route dapat didasarkan pada table statik yang “dihubungkan ke” network. Route juga dapat ditentukan pada saat awal percakapan misalnya session terminal. Terakhir, route dapat juga sangat dinamik, dapat berbeda bagi setiap paketnya. Oleh karena itu, route pengiriman sebuah paket tergantung beban jaringan saat itu.
Lapisan transpor (transport layer)
Fungsi dasar transport layer adalah menerima data dari session layer, memecah data menjadi bagian-bagian yang lebih kecil bila perlu, meneruskan data ke network layer, dan menjamin bahwa semua potongan data tersebut bisa tiba di sisi lainnya dengan benar. Selain itu, semua hal tersebut harus dilaksanakan secara efisien, dan bertujuan dapat melindungi layer-layer bagian atas dari perubahan teknologi hardware yang tidak dapat dihindari.
Dalam keadaan normal, transport layer membuat koneksi jaringan yang berbeda bagi setiap koneksi transport yang diperlukan oleh session layer. Bila koneksi transport memerlukan throughput yang tinggi, maka transport layer dapat membuat koneksi jaringan yang banyak. Transport layer membagi-bagi pengiriman data ke sejumlah jaringan untuk meningkatkan throughput. Di lain pihak, bila pembuatan atau pemeliharaan koneksi jaringan cukup mahal, transport layer dapat menggabungkan beberapa koneksi transport ke koneksi jaringan yang sama. Hal tersebut dilakukan untuk membuat penggabungan ini tidak terlihat oleh session layer.
Transport layer juga menentukan jenis layanan untuk session layer, dan pada gilirannya jenis layanan bagi para pengguna jaringan. Jenis transport layer yang paling populer adalah saluran error-free point to point yang meneruskan pesan atau byte sesuai dengan urutan pengirimannya. Akan tetapi, terdapat pula jenis layanan transport lainnya. Layanan tersebut adalah transport pesan terisolasi yang tidak menjamin urutan pengiriman, dan membroadcast pesan-pesan ke sejumlah tujuan. Jenis layanan ditentukan pada saat koneksi dimulai.
Lapisan sesi (session layer)
Session layer mengijinkan para pengguna untuk menetapkan session dengan pengguna lainnya. Sebuah session selain memungkinkan transport data biasa, seperti yang dilakukan oleh transport layer, juga menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu. Sebuah session digunakan untuk memungkinkan seseorang pengguna log ke remote timesharing system atau untuk memindahkan file dari satu mesin kemesin lainnya.
Sebuah layanan session layer adalah untuk melaksanakan pengendalian dialog. Session dapat memungkinkan lalu lintas bergerak dalam bentuk dua arah pada suatu saat, atau hanya satu arah saja. Jika pada satu saat lalu lintas hanya satu arah saja (analog dengan rel kereta api tunggal), session layer membantu untuk menentukan giliran yang berhak menggunakan saluran pada suatu saat.
Layanan session di atas disebut manajemen token. Untuk sebagian protokol, adalah penting untuk memastikan bahwa kedua pihak yang bersangkutan tidak melakukan operasi pada saat yang sama. Untuk mengatur aktivitas ini, session layer menyediakan token-token yang dapat digilirkan. Hanya pihak yang memegang token yang diijinkan melakukan operasi kritis.
Layanan session lainnya adalah sinkronisasi. Ambil contoh yang dapat terjadi ketika mencoba transfer file yang berdurasi 2 jam dari mesin yang satu ke mesin lainnya dengan kemungkinan mempunyai selang waktu 1 jam antara dua crash yang dapat terjadi. Setelah masing-masing transfer dibatalkan, seluruh transfer mungkin perlu diulangi lagi dari awal, dan mungkin saja mengalami kegagalan lain. Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya masalah ini, session layer dapat menyisipkan tanda tertentu ke aliran data. Karena itu bila terjadi crash, hanya data yang berada sesudah tanda tersebut yang akan ditransfer ulang.
Lapisan presentasi (presentation layer)
Pressentation layer melakukan fungsi-fungsi tertentu yang diminta untuk menjamin penemuan sebuah penyelesaian umum bagi masalah tertentu. Pressentation Layer tidak mengijinkan pengguna untuk menyelesaikan sendiri suatu masalah. Tidak seperti layer-layer di bawahnya yang hanya melakukan pemindahan bit dari satu tempat ke tempat lainnya, presentation layer memperhatikan syntax dan semantik informasi yang dikirimkan.
Satu contoh layanan pressentation adalah encoding data. Kebanyakan pengguna tidak memindahkan string bit biner yang random. Para pengguna saling bertukar data sperti nama orang, tanggal, jumlah uang, dan tagihan. Item-item tersebut dinyatakan dalam bentuk string karakter, bilangan interger, bilangan floating point, struktur data yang dibentuk dari beberapa item yang lebih sederhana. Terdapat perbedaan antara satu komputer dengan komputer lainnya dalam memberi kode untuk menyatakan string karakter (misalnya, ASCII dan Unicode), integer (misalnya komplemen satu dan komplemen dua), dan sebagainya. Untuk memungkinkan dua buah komputer yang memiliki presentation yang berbeda untuk dapat berkomunikasi, struktur data yang akan dipertukarkan dapat dinyatakan dengan cara abstrak, sesuai dengan encoding standard yang akan digunakan “pada saluran”. Presentation layer mengatur data-struktur abstrak ini dan mengkonversi dari representation yang digunakan pada sebuah komputer menjadi representation standard jaringan, dan sebaliknya.
Lapisan aplikasi (application layer)
Application layer terdiri dari bermacam-macam protokol. Misalnya terdapat ratusan jenis terminal yang tidak kompatibel di seluruh dunia. Ambil keadaan dimana editor layar penuh yang diharapkan bekerja pada jaringan dengan bermacam-macam terminal, yang masing-masing memiliki layout layar yang berlainan, mempunyai cara urutan penekanan tombol yang berbeda untuk penyisipan dan penghapusan teks, memindahkan sensor dan sebagainya.
Sabtu, 14 Maret 2009
Macintosh
Macintosh, atau disingkat Mac, adalah salah satu jenis komputer personal berbasis PowerPC yang diproduksi oleh Apple. Komputer ini dinamakan berdasarkan MacIntosh, jenis apel yang disukai Jef Raskin. Macintosh diperkenalkan pertama kali pada bulan Januari 1984 lewat iklan Super Bowl yang fenomenal. Macintosh adalah komputer pertama yang memperkenalkan sistem antarmuka grafis (GUI). Pada waktu itu, langkah yang dilakukan Appleadalah sebuah perkembangan revolusioner dalam dunia komputer personal.
Nah, salah satu produk apple yang berhubungan dengan Mac yaitu produk power book.
Power book merupakan komputer laptop yang diproduksi oleh Apple Computer tentumya; sebuah versi portable dari seri Mac yang ditujukan untuk pasaran profesional dengan performa yang "wah" dengan harga yang sangat mencekik bagi mahasiswa mungkin. Sejak dari tahun -+1999, Apple telah mengeluarkan seri yang lebih murah daripada Power Book yang ditujukan untuk pasaran rumah tangga (kalau di XP home edition) dan pendidikan (kalau di Linux sebangsa Edubuntu) dikenal dengan nama iBook.
Sebelum munculnya Power Book ini,perusahaan Apple pernah mencoba untuk menciptakan komputer portable dengan nama Macintosh Portable. Perangkat elektroniknya mirip dengan Macintosh SE, tetapi memiliki kecepatan CPU 2x Lipat, layar LCD yang menggantikan layar tabung, dan baterai yang sangat berat namun dapat digunakan dalam waktu sepuluh jam. Sungguh menakjubkan. Walaupun komputer tersebut tergolong bagus, tetap saja memiliki julukan tas koper karena ukuran dan bobotnya yang cukup besar. Produk tersebut tidak laku dijual dan apple berusaha untuk mencari solusi lainnya
Setelah kegagalan Macintosh Portable di tahun 1999, Apple mencoba memperkenalkan sebuah komputer portable yang lebih populer tidak lain yaitu Power book. Generasi pertama produk ini dirancang bersama Sony dan memberikan layout untuk komputer portable yang masih dipakai saat ini: engsel belakang untuk mendukung layar, keyboard yang diletakkan menjorok ke belakang dan trackball (yang kemudian menjadi trackpad) diposisikan di depan keyboard tersebut. Namun PowerBook mengalami kegagalan setelah PowerBook 5300 memiliki banyak masalah dalam kualitasnya, seperti baterai yang mudah sekali rusak, kerangka yang mudah keropos, dan layar yang tidak bagus. Produk dari Apple yang dulu dan sekarang juga meliputi sistem operasi seperti AppleTalk, dan program multimedia seperti QuickTime dan seri piranti lunak Final Cut. Pada tahun 1994, Apple memperbaharui produk Macintosh mereka dengan mengenalkan seri power macintosh, yang menggunakan processor PowerPC hasil kerjasama IBM, Motorola dan apple. Processor ini menggunakan arsitektur RISC, yang jauh berbeda dengan seri Motorola 680X0 sebelumnya.Sistem operasi milik Apple disesuaikan agar piranti lunak yang dikembangkan untuk processor yang lebih tua bisa berjalan dengan seri processor PowerPC.
Setelah permasalahan kepemimpinan di dalam Apple dengan CEO baru John Sculley di dekade 1980-an, Steve Jobs keluar dari Apple dan mendirikan perusahaan NeXT Inc. yang akhirnya gagal, sekalipun memiliki awal yang baik. Di kemudian hari, dalam usaha Apple untuk menyelamatkan perusahaannya, mereka membeli NeXT sekaligus dengan sistem operasi UNIX-basednya NeXTstep yang juga membawa kembali Steve Jobs ke dalam perusahaan yang didirikannya. Salah satu langkah pertama yang dia lakukan sebagai pemimpin sementara di Apple adalah mencetuskan ide untuk mengembangkan iMac, produk yang akan menyelamatkan Apple dari kehancurannya sekaligus memberikan waktu bagi mereka untuk merampingkan sistem operasi yang telah ada.
Produk yang dirilis Apple setelah itu adalah Apple Airport yang menggunakan teknologi wireless LAN untuk menyambungkan sebuah komputer ke internet tanpa menggunakan kabel. Mereka juga mengeluarkan iBook dan PowerMac G4.
Di awal tahun 2002, Apple mengeluarkan iMac G4. Komputer ini memiliki bagian dasar yang separuh bulat dan layar datar yang ditopang dengan leher yang bisa digerakkan. Model ini diberhentikan di musim panas 2004. Sebuah model yang baru yang menggunakan processor-processor G5 dilepas pada tanggal 31 Agustus 2004 dan mulai dijual di pertengahan September pada tahun yang sama. Model ini meniadakan bagian dasar dan mengemas seluruh unit proses pusatnya (CPU) di belakang layar komputer yang ditopang oleh sebuah kaki aluminium yang ramping. Komputer yang dijuluki iMac G5 ini adalah komputer meja tertipis di dunia , dengan ketebalan yang hanya dua inci atau 5,1 cm. Wow..
Di pertengahan 2003, Apple kembali mengeluarkan produk baru yaitu processor PowerPC generasi kelima yang menggunakan seri processor PowerPC 970 yang dikembangkan oleh IBM. Ini adalah komputer 64 bit yang pertama kali tersedia untuk umum.
Di tahun 2001, Apple memperkenalkan Mac OS X, sebuah sistem operasi yang didasarkan dari NeXTstep yang menggabungkan stabilitas, kehandalan dan keamanan yang dimiliki UNIX dengan kemudahan dalam menggunakan Macintosh ke dalam sebuah piranti lunak yang bisa dipakai baik bagi mereka yang bergerak di bidang profesional maupun perseorangan. Mac OS X juga memiliki sebuah program bernama Classic Environment yang bisa menjalankan piranti lunak yang dirancang untuk sistem operasi 9.1-9.2.2 yang lama.
Apple juga memberikan pilihan bagi pengembang piranti lunak yang lama untuk menggunakan teknologi Carbon agar program mereka dapat diadaptasi secara langsung ke dalam Mac OS X. Dengan cara ini, program bisa memanfaatkan semua fitur baru yang tersedia dalam Mac OS X.
XServe. Apple Computer mengenalkan Xserve pertama kalinya bulan mei 2002. Produk ini adalah sebuah komputer kelas server berukuran 1U. Xserve dijual dengan konfigurasi satu atau dua prosesor PowerPC G4 berkecepatan 1,33 GHz. Server ini bisa menyimpan sampai empat hard-drive, sebuah optical drive dan juga dilengkapi dengan video card buatan ATI.
Di bulan Maret 2003 Apple merilis Xserve Cluster node yang hanya bisa menyimpan satu hard-drive dan tidak dilengkapi dengan video card maupun optical drive. Tujuan dari versi node ini adalah untuk memenuhi permintaan perusahaan dan universitas yang bergerak di bidang riset dimana mereka lebih mementingkan kecepatan dari sebuah komputer daripada fitur-fitur lainnya.
Di tahun 2004, Apple melepas Xserve G5 yang jauh lebih cepat dan maju dibanding generasi Xserve yang pertama. Setiap unit juga bisa dikonfigurasikan dengan satu atau dua PowerPC G5 yang berkecepatan 2 GHz. Satu tantangan yang harus dihadapi Apple saat merancang Xserve G5 adalah prosesornya yang sangat gampang panas. Oleh karena itu mereka harus mengurangi jumlah hard-drive yang bisa dipasang menjadi tiga dan menggunakan ruangan yang tersisa untuk memasang kipas pendingin dan saluran udara.
Pada bulan januari 2005 Apple menigkatkan kecepatan Xserve menjadi 2,3 GHz dan juga kapasitas hard-drive bisa dimaksimalkan sampai 1,2 TB (Sama dengan 1200 GB) Glek.. . Slot ekspansi untuk PCI-X dan sambungan ethernet berkecepatan gigabit juga menjadi perlengkapan standar sekaligus dengan fitur Fiber Channel.
Dengan menggunakan prosesor PowerPC G5 yang menggunakan teknologi 64-bit, Xserve G5 tergolong jauh lebih cepat dibanding generasi sebelumnya dan sangat sesuai untuk kebutuhan riset yang selalu memerlukan komputer berkecepatan tinggi.
Apple juga memproduksi Xserve RAID yang merupakan perangkat penyimpanan data yang dirancang untuk bekerja dengan dinamis bersama Xserve.
Xserve G5 menggunakan sistem operasi Mac OS X 10.3 Server atau yang kadang dijuluki Panther Server.